Berita Sekolah

SMK Al Hafidz melaksanakan Asesmen Tengah Semester (ASTS)

3 Oktober 2026 | Oleh Luthfia Rifaah, S.T., M.Pd., Gr.

SMK Al Hafidz melaksanakan Asesmen Tengah Semester (ASTS)

pada Senin 21 September 2026 hingga 25 September 2026, sebagai salah satu kegiatan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan proses pembelajaran yang telah dilakukan. Melalui ASTS, guru dapat mengetahui apakah materi yang disampaikan selama pembelajaran sudah dipahami oleh siswa. Hasil ujian nantinya juga menjadi bahan evaluasi bagi guru untuk melakukan perbaikan pembelajaran ke depannya.

Dalam pelaksanaannya, ASTS memiliki susunan kepanitiaan yang terdiri dari Ibu Ikrima Dieniati Sudirman, S.Pd. selaku penanggung jawab sekaligus Kepala Sekolah, Ibu Paida Nurhafifah, S.Pd. sebagai ketua panitia, Bapak Alwi Mahfudz, S.Kom. sebagai sekretaris, dan Ibu Rossy Farida, S.Pd. sebagai bendahara. Sementara itu, anggota panitia terdiri dari Bapak Gigin Ginanjar, S.Pd. dan Bapak Reyhan Hikmatul Ikbal, S.T.

Persiapan ASTS diawali dengan sosialisasi kepada para guru terkait pembuatan soal. Guru diberikan rentang waktu serta batas pengumpulan soal. Setelah soal terkumpul, soal tersebut kemudian ditelaah oleh tim penelaah yang terdiri dari Bu Riefa, Bu Dewi, Pak Budiman, dan Ibu Paida. Jika ditemukan kekurangan atau kesalahan, soal akan dikembalikan kepada guru mata pelajaran untuk diperbaiki.

Selain mempersiapkan soal, panitia juga mempersiapkan berbagai administrasi, seperti pembagian ruangan dan kelas. Peserta dari kelas 10 dan 11 dicampur serta disesuaikan dengan jurusannya. Soal yang telah selesai ditelaah kemudian dipacking sesuai dengan jumlah peserta di setiap ruangan.

Dalam pembagian jadwal mata pelajaran, salah satu pertimbangannya adalah waktu pengumpulan soal. Guru yang lebih dahulu mengumpulkan soal dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan jadwal. Sementara itu, jadwal pengawas disesuaikan dengan mata pelajaran yang diujikan.

Pelaksanaan ASTS dimulai pukul 07.00 hingga sekitar 10.30 WIB, dengan waktu pengerjaan 60 menit untuk setiap mata pelajaran. Sebelum ujian dimulai, para pengawas mengikuti briefing pada pagi hari. Setelah kegiatan mengawas selesai, dilakukan evaluasi untuk membahas pelaksanaan ujian.

Menurut pihak panitia, tidak terdapat kendala besar selama pelaksanaan ASTS. Kendala yang ditemukan lebih banyak berkaitan dengan ketertiban peserta, terutama mengenai penggunaan seragam dan kartu peserta. Beberapa siswa kelas 10 masih ada yang belum memiliki seragam karena keterbatasan biaya, sementara beberapa siswa lainnya lupa membawa kartu peserta.

Dari sisi peserta, Ina Ramadanti dari kelas X MPLB 3 mengatakan bahwa persiapannya sebelum ASTS adalah menyiapkan alat tulis dan berdoa. Ia mengaku mata pelajaran yang paling menantang baginya adalah Matematika dan Bahasa Indonesia. Untuk ASTS berikutnya, Ina berharap dapat belajar lebih giat dan memperoleh nilai yang lebih baik.

Sementara itu, Anisa Padilah dari kelas XI PPLG 2 mengaku persiapannya kurang maksimal karena adanya beberapa kegiatan yang menyita waktu belajar, bahkan beberapa kegiatan berlangsung dari pagi hingga malam. Menurutnya, salah satu tantangan dalam ASTS adalah harus datang lebih pagi dari biasanya, yaitu sekitar pukul 06.30 WIB. Ia juga merasa beberapa mata pelajaran cukup sulit.

Anisa berpesan kepada teman-temannya yang sedang menghadapi ujian agar lebih banyak beristirahat, belajar lebih giat, dan tidak menggunakan sistem SKS atau Sistem Kebut Semalam.

Melalui pelaksanaan ASTS ini, diharapkan siswa dapat mengukur hasil belajar mereka, sementara guru dapat memperoleh bahan evaluasi untuk meningkatkan proses pembelajaran di semester berikutnya.

Penulis: Sindy Claudia, Disya

Bagikan Berita Ini

Komentar (0)

Tinggalkan Jejak

Belum ada komentar saat ini.

Jadilah yang pertama memberikan apresiasi!

Kategori Berita

Punya Informasi Menarik?

Bagikan informasi beasiswa atau lowongan pekerjaan yang bermanfaat.

Hubungi Kami