Leuwiliang, 22 Oktober 2026 — Dalam rangka mempersiapkan pembukaan program keahlian Perhotelan, SMK Al Hafidz Leuwiliang melaksanakan kunjungan dan penjajakan kerja sama dengan sejumlah hotel pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis sekolah untuk memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), khususnya sektor perhotelan. Melalui penjajakan ini, SMK Al Hafidz berupaya membangun sinergi dengan industri agar penyelenggaraan pendidikan vokasi dapat selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Empat hotel yang menjadi sasaran penjajakan kerja sama tersebut adalah Hotel Duta Berlian di Dramaga, Swiss-Belhotel di kawasan Cimanggu, Lorin Hotel Sentul, dan HARRIS Hotel Sentul City Bogor.
Kegiatan ini melibatkan Wakil Kepala Sekolah Bidang DUDI, Bapak Alwi selaku Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK), serta Ibu Dewi Nurwida sebagai calon Ketua Program Keahlian Perhotelan. Dalam kunjungan tersebut, tim sekolah berdiskusi dengan perwakilan hotel, khususnya bagian Human Resources Department (HRD), mengenai peluang kemitraan dan kebutuhan kompetensi tenaga kerja di industri perhotelan.
Membuka Peluang Kerja Sama yang Berkelanjutan
Penjajakan kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pengajuan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), tetapi juga pada upaya membangun hubungan kemitraan jangka pendek, menengah, dan panjang antara sekolah dan industri.
Sejumlah peluang kerja sama yang dibahas meliputi pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa, penyerapan lulusan, penyelarasan kurikulum, program guru tamu, magang guru di industri, serta dukungan peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran.
Melalui kerja sama tersebut, siswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan sesuai dengan standar industri. Sementara itu, pihak hotel dapat turut berkontribusi dalam mempersiapkan calon tenaga kerja yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan sikap profesional sesuai kebutuhan dunia perhotelan.
Mendapat Sambutan Positif dari Pihak Hotel
Hasil penjajakan menunjukkan respons positif dari hotel-hotel yang dikunjungi. Bahkan, beberapa pihak hotel menyampaikan ketertarikan untuk menerima siswa SMK Al Hafidz dalam kegiatan praktik industri dan membuka peluang penempatan kerja bagi lulusan yang memenuhi kualifikasi.
Pihak sekolah juga memperoleh gambaran mengenai peluang rekrutmen lulusan berdasarkan kompetensi dan kinerja selama menjalani PKL. Apabila siswa menunjukkan hasil kerja yang baik dan memenuhi standar yang ditetapkan, terdapat peluang bagi mereka untuk direkrut menjadi karyawan hotel sesuai kebijakan masing-masing perusahaan, termasuk kemungkinan proses seleksi yang lebih sederhana.
Respons tersebut menjadi motivasi bagi SMK Al Hafidz untuk mempersiapkan sumber daya manusia, sistem pembelajaran, dan kompetensi siswa secara optimal sebelum program keahlian Perhotelan resmi dibuka.
Menyelaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Selain membahas peluang PKL dan rekrutmen, kunjungan ini menjadi sarana untuk menggali kebutuhan kompetensi tenaga kerja yang dibutuhkan oleh industri perhotelan. Beberapa bidang yang menjadi perhatian antara lain Front Office, Housekeeping, serta Food and Beverage (F&B).
Informasi dari pihak industri akan menjadi bahan pertimbangan dalam merancang pembelajaran yang relevan, mulai dari penyusunan kurikulum operasional satuan pendidikan, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), modul ajar, hingga kebutuhan sarana dan prasarana praktik.
Sekolah juga melihat peluang untuk menghadirkan praktisi hotel sebagai guru tamu, melaksanakan kunjungan industri, serta mengembangkan program magang guru. Dengan demikian, guru dapat memperbarui wawasan mengenai perkembangan industri dan menerapkannya dalam proses pembelajaran di sekolah.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergi antara bidang kurikulum, program keahlian Perhotelan, Bursa Kerja Khusus (BKK), dan bidang DUDI agar setiap program yang dirancang dapat dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan.
Langkah Awal Membangun Lulusan Siap Kerja
Kunjungan ke empat hotel ini menjadi salah satu langkah awal SMK Al Hafidz Leuwiliang dalam mempersiapkan pembukaan program keahlian Perhotelan yang berorientasi pada kebutuhan industri.
Tindak lanjut kegiatan akan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak hotel dan manajemen perusahaan untuk membahas rencana MoU serta bentuk kerja sama yang dapat direalisasikan. Sementara itu, peluang praktik industri dan rekrutmen dapat mulai dijajaki sesuai kesiapan sumber daya manusia dan kompetensi yang dimiliki sekolah.
Melalui langkah ini, SMK Al Hafidz berharap dapat memperluas kesempatan belajar siswa, meningkatkan relevansi pembelajaran dengan dunia kerja, serta membuka jalan bagi penyerapan lulusan di sektor perhotelan.
SMK Al Hafidz terus berkomitmen membangun kemitraan yang produktif dengan dunia industri sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas, relevan, dan berorientasi pada masa depan siswa.