Islamic Technology Active Community (ITAC) SMK Al Hafidz Leuwiliang adalah komunitas ekstrakurikuler yang menjadi ruang kolaborasi dan pengembangan potensi peserta didik di bidang teknologi informasi dan digital. ITAC hadir sebagai wadah bagi siswa yang memiliki ketertarikan pada dunia teknologi untuk belajar, berkarya, dan berinovasi, sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam dalam setiap aktivitasnya.
Melalui ITAC, peserta didik dibina untuk mengembangkan kemampuan literasi digital, pemrograman dasar, pengelolaan website, desain grafis, multimedia, dan teknologi informasi sesuai dengan perkembangan zaman. Kegiatan ITAC dirancang secara aplikatif dan berbasis praktik, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menghasilkan karya digital yang bermanfaat dan bernilai guna.
ITAC menekankan pemanfaatan teknologi sebagai sarana dakwah, edukasi, dan solusi permasalahan. Peserta didik diarahkan untuk menggunakan teknologi secara bijak, etis, dan bertanggung jawab, serta menjauhi penyalahgunaan teknologi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Nilai-nilai kejujuran, amanah, disiplin, dan kerja sama menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan ITAC.
Selain pengembangan keterampilan teknis, ITAC juga berperan dalam membentuk pola pikir kreatif, inovatif, dan solutif. Melalui kegiatan diskusi, pelatihan, proyek kelompok, dan kolaborasi antaranggota, peserta didik dilatih untuk berpikir kritis, bekerja dalam tim, serta berani menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk karya nyata.
Di lingkungan SMK Al Hafidz Leuwiliang, ITAC menjadi penghubung antara nilai keislaman dan kemajuan teknologi. Komunitas ini mendukung visi sekolah dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki karakter Islami dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Melalui ITAC, SMK Al Hafidz Leuwiliang berharap dapat melahirkan generasi muda yang melek teknologi, berakhlak mulia, kreatif, inovatif, dan siap berkontribusi positif di era digital, baik dalam dunia pendidikan, dunia kerja, maupun masyarakat luas.