Ekstrakurikuler Pertanian SMK Al Hafidz Leuwiliang adalah wadah pembelajaran praktik yang bertujuan mengenalkan dan mengembangkan keterampilan peserta didik dalam bidang pertanian sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian dan ketahanan pangan. Kegiatan ini menjadi sarana edukatif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap alam, lingkungan hidup, serta profesi pertanian yang bernilai dan bermartabat.
Melalui kegiatan pertanian, peserta didik dibimbing untuk memahami dasar-dasar budidaya tanaman, pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga proses panen. Pembelajaran dilakukan secara langsung melalui praktik di lingkungan sekolah, sehingga siswa memperoleh pengalaman nyata dan keterampilan aplikatif dalam mengelola tanaman secara sederhana namun terencana.
Ekstrakurikuler pertanian juga menanamkan pemahaman tentang pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan, seperti pemanfaatan pupuk organik, pengelolaan limbah, serta pemeliharaan kebersihan dan kelestarian lingkungan. Peserta didik diajak untuk menyadari pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai amanah yang harus dijaga bersama.
Selain keterampilan teknis, kegiatan pertanian membentuk sikap disiplin, kerja keras, kesabaran, dan tanggung jawab. Peserta didik belajar bahwa proses pertanian membutuhkan ketekunan, ketelatenan, serta kerja sama tim. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja.
Di SMK Al Hafidz Leuwiliang, ekstrakurikuler pertanian dilaksanakan selaras dengan nilai-nilai Islam dan pembinaan karakter sekolah. Peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa bertani merupakan bagian dari ikhtiar menjaga keberlangsungan hidup dan bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran untuk memanfaatkan hasil alam secara bijak dan bertanggung jawab.
Melalui ekstrakurikuler pertanian, SMK Al Hafidz Leuwiliang berharap dapat melahirkan peserta didik yang mandiri, peduli lingkungan, memiliki keterampilan hidup, serta mampu menghargai sektor pertanian sebagai bagian penting dalam pembangunan masyarakat dan bangsa.